Saturday, May 18, 2013

Mana Jalan yang Harus Ku Pilih?


Semalaman aku merenung. Memikirkan tentang masa depanku. Haruskah aku terus mengejar mimpiku? Atau aku harus menerima apa yang tlah ku jalani saat ini? Sebuah kebimbangan dua hal yang harus segera kuputuskan.
Sesungguhnya menjalani jurusan yang kujalani saat ini bukanlah suatu yang tidak kusuka, namun aku masih punya mimpi yang kuinginkan sejak aku kecil. Cita-citaku ini muncul ketika aku melihat ayahku, jujur aku ingin seperti dia. Melakukan pekerjaan yang berhubungan tentang membangun sebuah bangunan. Teknik Sipil, ya itu jurusan yang telah diambil ayahku. Aku menyadari mungkin kemampuanku tak seperti dia, oleh karenanya aku mengharap sesuatu yang kupikir lebih sederhana, yaitu teknik arsitektur. Namun di tahun lalu aku gagal masuk, karena ku akui aku kurang serius belajar. Hal ini tentu menjadi penyesalan terbesar buatku.
Kini sudah hampir satu tahun aku menjalani kuliah di pilihan kedua ku. Peternakan. Sudah kelihatan kalau jurusan ini begitu menyimpang dengan cita-citaku. Saat itu pikiranku simpel, aku suka hewan dan biologi, jadi kuambil Peternakan pada pilihan kedua. Bukan sesuatu yang kusesali ketika masuk ke jurusan ini. Aku mendapat banyak pengalaman disini, seperti yah praktikum dan teman-temannya. Disini aku juga memperoleh kebahagiaan tersendiri, seperti sahabat-sahabatku, organisasi yang aku ikuti, bahkan seseorang yang kukagumi. Belum lagi biaya yang telah orang tua keluarkan untuk memasukkan aku di jurusan ini, biaya hidup, dan lain-lain. Aku tak ingin menyia-nyiakan apa yang mereka beri, tapi aku juga tak ingin mengecewakan mereka.
Ya Allah aku mohon petunjuk-Mu, bantu aku memilih jalan yang tepat..

Wednesday, April 24, 2013

Sweet Eighteen :))


Hari ini adalah hariku, hari kelahiranku, yang diwarnai dengan berbagai kejadian manis yang tak terduga. Berawal dari telepon yang kuterima dari sahabatku, Anggi, makasih ya udah nyempetin nelpon tengah malem, tapi akunya malah udah bobok, jadi baru bisa ngomong paginnya, hehe.
Lalu dilanjutkan saat aku sampai di tempat kita paduan suara. Saat itu aku telat dateng sekitar setengah jam, saat sampai disana, kau tahu apa yang terjadi? Saat aku turun dari motor dan berjalan ke arah kelompok psm, tiba-tiba kakak itu datang menghampiriku.
“Dek, ulang tahun yaa? Selamat yaa.. ” ucapnya dengan senyuman yang sangat menawan, dan seketika dia mengulurkan tangannya. “Kok telat..?”
“Oh iya, makasih mas. Iyaa maaf mas, hhe” jawabku sembari menjabat tangannya.
Kemudian aku berjalan menuju kelompok psm sambil bertanya-tanya, kok dia bisa tauu?? Sementara sahabatku lonjak-lonjak kegirangan melihat adegan barusan.
Lalu kita melakukan pemanasan seperti biasa, yang dipimpin sama kakak tadi. Saat pemanasan jantungku ga mau berhenti berdegub kencang. Asem banget, pagi2 udah dibikin melting ama dia. Tapi makasih ya, kamu orang pertama yang ngasih selamat secara langsung ^^
Tapi cerita ini ga berakhir disitu. Waktu acara udah selesai, kita disuruh ngumpul untuk reorientasi diri dari paduan suara tadi. Jujur, walopun lebih baik daripada yang kemarin, tapi tetep lumayan ancur. Kakak itu memberi pengarahan dan kesadaran buat kita, seharusnya kita ga ‘nyepelein’ tugas ini. Nah, waktu lagi serius2nya gitu tiba tiba dia bilang, “Kalian harus banyak latian lagi, sama kalian juga harus kasih selamat buat Rara yang ulang tahuuun..!” sambil menunjuk kearahku. Lalu seketika itu mereka semua nyanyi happy birthday buat aku. Ya Ampuun, malu banget sumfah.. Ada yang minta traktir lah, mo ceburin aku lah, pkoknya semua rame gtu. Tapi oonnya aku tuh aku ga ngeiya.in mereka, karena wktu itu belom ngambil duit. Wktu udah ngambil duit aku bru mau ajak mereka makan, tapi waktunya udah mepet banget karena aku ada asistensi. Yah, gagal deh makan bareng dia dan anak psm juga. Nyesel banget kenapa ga ngajak daritadi aja. Dasar oon bgt.
Terus sorenya aku diajak ke lahan ama temen-temenku, dikasih kue dan eh  aku digabyur pake air comberan sama tepung. Asem banget baunya, plus diliatin orang2 lagi. Motorku juga kena kejahilan mereka, alhasil aku hrus nyuci motor sendiri di kos.
Paginya maniss banget, sorenya asem banget.. tp yang penting happy lah. Makasih ya semua, buat yang udah ngucapin, buat yg bikin aku melting, buat yang bikin aku musti nyuci motor penuh tepung, makaseh banget. Bye~ annyeong~

24 April 2013



Delapan belas tahun yang lalu, saat perjuangan ibuku melahirkanku di dunia ini. Meskipun aku tak mampu mengingat masa itu, tapi aku bisa membayangkan bagaimana derita seorang ibu yang selama semalaman menjerit kesakitan karenaku. Maafkan aku ibu, atas rasa sakit yang kau derita saat kelahirkanku, dan maafkan aku atas kesalahan yang kuperbuat selama delapan belas tahun ini. Ayah terimakasih atas segala yang kau beri selama ini. Terimakasih atas bimbingan yang kau beri sejak aku lahir. Engkau segalanya bagiku Ayah. Terimakasih juga yang semalam sudah jauh-jauh menemuiku dan menunggu lama karena aku masih ada kegiatan. Walau sebentar tapi aku bahagia malam itu. Aku sayang Ibu dan Ayah. Tanpa mereka aku bukan apa-apa, dan bukan siapa-siapa. Kasih dan sayang mereka takkan pernah terlupakan.
-I love My Parents -

Friday, April 5, 2013

Kapan Kapan Kapan?



Bagaimana rasa mencinta dan dicinta?
Menyatakan cinta setiap harinya..?
Menyapa ia dengan senyum ceria..?
Menatap indah dunia karena kisah cinta..?
Merasa sempurna..?
Apakah seperti itu?
Sebagaimana indahkah cinta itu?
Bilamana aku akan mengerti makna cinta?
Oh Tuhan.. izinkanlah aku menemukan jawabnya..
Seperti yang telah orang lain rasakan..