Semalaman aku merenung. Memikirkan tentang masa depanku.
Haruskah aku terus mengejar mimpiku? Atau aku harus menerima apa yang tlah ku
jalani saat ini? Sebuah kebimbangan dua hal yang harus segera kuputuskan.
Sesungguhnya menjalani jurusan yang kujalani saat ini
bukanlah suatu yang tidak kusuka, namun aku masih punya mimpi yang kuinginkan
sejak aku kecil. Cita-citaku ini muncul ketika aku melihat ayahku, jujur aku
ingin seperti dia. Melakukan pekerjaan yang berhubungan tentang membangun
sebuah bangunan. Teknik Sipil, ya itu jurusan yang telah diambil ayahku. Aku
menyadari mungkin kemampuanku tak seperti dia, oleh karenanya aku mengharap
sesuatu yang kupikir lebih sederhana, yaitu teknik arsitektur. Namun di tahun
lalu aku gagal masuk, karena ku akui aku kurang serius belajar. Hal ini tentu
menjadi penyesalan terbesar buatku.
Kini sudah hampir satu tahun aku menjalani kuliah di pilihan
kedua ku. Peternakan. Sudah kelihatan kalau jurusan ini begitu menyimpang
dengan cita-citaku. Saat itu pikiranku simpel, aku suka hewan dan biologi, jadi
kuambil Peternakan pada pilihan kedua. Bukan sesuatu yang kusesali ketika masuk
ke jurusan ini. Aku mendapat banyak pengalaman disini, seperti yah praktikum
dan teman-temannya. Disini aku juga memperoleh kebahagiaan tersendiri, seperti
sahabat-sahabatku, organisasi yang aku ikuti, bahkan seseorang yang kukagumi.
Belum lagi biaya yang telah orang tua keluarkan untuk memasukkan aku di jurusan
ini, biaya hidup, dan lain-lain. Aku tak ingin menyia-nyiakan apa yang mereka
beri, tapi aku juga tak ingin mengecewakan mereka.
Ya Allah aku mohon petunjuk-Mu, bantu aku memilih jalan yang
tepat..

No comments:
Post a Comment